Sejarah Gampong Ulee Jalan
Gampong Ulee Jalan pada awalnya bagian dari Gampong Uteun Bayi atas aspirasi warga masyarakat mengusulkan pemekaran dari Gampong Uteun Bayi, pada Tahun 1970 jadilah pemekaran menjadi Gampong Ulee Jalan, di Kepalai oleh Bapak Keuchik Paneuk yang merupakan orang pertama di Gampong Ulee Jalan menjadi Keuchik. Ulee Jalan berasal dari Bahasa Aceh yang artinya : Ulee = Kepala, Jalan = Jalan, ditinjau dari kata dan makna dalam terjemahan Bahasa Indonesia Ulee Jalan bermakna : Kepala Jalan yang terletak di dataran pesisir, Ulee Jalan merupakan nama yang diambil dari sebuah letak wilayah pemukiman masyarakat adat Lhokseumawe.
Lokasi Gampong Ulee Jalan adalah berada pada wilayah Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Gampong ini terletak pada wilayah Lintas Selat Malaka, selain itu Gampong Ulee Jalan masyarakatnya mayoritas Asli Suku Aceh dan ada beberapa campuran dari suku lainnya.
Secara administrasi Gampong Ulee Jalan terbagi menjadi 4 dusun, yaitu:
- Dusun Dayah
- Dusun Mesjid
- Dusun Bahagia
- Dusun Sejahtera

